Menyambut HUT Indonesia ke – 65, Perubahan apa yang terjadi?

Salam Soekarno terhadap Indonesia

Tidak terasa 65 tahun sudah Indonesia lepas dari penjajahan fisik oleh para kolonial. Tetapi apa perubahan yang terjadi selama 65 tahun ini? Sepertinya penjajahan yang kita terima saat ini bukan berupa fisik, melainkan mental.

Mengapa tidak? kemiskinan semakin merajalela, korupsi menyebar kemana-mana, tingkat kelaparan terus bertambah, mutu pendidikan yang semakin jauh dari harapan, bahkan budaya kapitalisme yang masih menguasai kita, dan lain sebagainya. Apakah ini perubahan yang kita harapkan? Kita masih dalam penjajahan Bung!

Penjajahan yang kita terima ini lebih berat daripada zaman kolonial Belanda dulu, Bung! Jika zaman Belanda dulu, kita masih bisa berorasi, masih bisa melawan mereka dengan bambu runcing, bahkan sampai mengorbankan nyawa kita sendiri pun kita masih bisa. Tapi sekarang ini, kita dituntut oleh zaman Bung! Sekalinya jatuh, maka engkau akan dibuang bak sampah yang tidak bisa didaur ulang!

Jika bagi si kaya, sepertinya mudah untuk menantang zaman, dan mendapat pendidikan bermutu. tetapi bagaimana dengan kaum pinggiran? Sekolah saja mereka mengais, meminta, dan memohon belas kasihan!

Sepertinya globalisasi dan kapitalisme telah membutakan rakyat Indonesia saat ini. Mereka yang empunya lebih mengutamakan uang kebanding nyawa dan kesejahteraan sesamanya. Seperti hal nya korupsi di pemerintahan saat ini. Para penguasa memikirkan dirinya sendiri, kesejahteraannya sendiri!

Seperti yang dilansir MetroTv akhir-akhir ini, adalah “Negeri Acak Adut”. Ya, memang begitulah wajah bangsa kita saat ini. Belum masalah korupsi (seperti kasus Century) terselesaikan, ada lagi masalah kenaikan harga sembako. Bahkan ketika  masalah harga sembako belum juga ditemukan akar kasusnya, terjadi kenaikan harga Tarif Dasar Listrik yang masih disertai pemadaman bergilir dimana-mana (Meskipun kata pihak PLN, hal itu terjadi karena adanya kerusakan). Ditambah banyaknya wakil-wakil rakyat di DPR lebih menguntungkan diri mereka, seperti dengan membolos. Hingga wajah negeri ini tercoreng dengan padamnya listirk di Bandara Utama, bandara yang berstandart internasional Soekarno – Hatta.

Mungkin masalah-masalah tadi hanya 1/8 dari total masalah di Indonesia. Jika saya mau menyebutkan, mungkin ada beratus-ratus masalah yang diterima Bangsa kita setiap harinya.

Sekarang, bagaimana bangsa ini bisa maju? Rakyatnya saja saling bertempur dan membawa nama golongan mereka sendiri.

Jadi, inikah evaluasi kita selama 65 tahun kemerdekaan kita? Semoga hal ini dapat menjadi pelajaran berharga untuk penerus bangsa ini. Selamat Ulang Tahun Indonesia, negeri dengan sejuta serba-serbi keunikannya!

Salam Kemerdekaan, (bossga)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s