Makna Kemerdekaan dalam Suatu Karya

Kemarin, kita baru saja merayakan detik detik proklamasi kemerdekaan RI. Lantas, apa arti kemerdekaan bagi anda? Apa maknanya bagi anda?

Kemerdekaan Indonesia sejatinya mempunyai makna tersendiri bagi anda. Biasanya, anda mengutarakan kemerdekaan itu sesuai dengan apa yang sedang anda geluti. Para pejuang telah mengajarkan kepada kita tentang arti penting heroisme, nasionalisme, dan patriotisme. Hal tersebut dibuktikan dengan perjuangan tak kenal lelah para pejuang kita di masa lampau. Baik melalui adu kekuatan, hingga melalui cara diplomasi. Semua itu demi Indonesia yang merdeka, terbebas dari belenggu penjajahan.

Perjalanan bangsa kita telah mencapai umur ke 67 tahun, cukup tua untuk terus memperbaiki diri demi kemajuan. Banyak pengalaman yang telah bangsa ini lewati, yang seharusnya mampu menjadi penyulut semangat untuk terus maju. Beberapa tahun pasca kemerdekaan, bangsa ini bukan serta merta santai. Justru bangsa Indonesia masih berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan nya dari tangan Sekutu.

Era multi partai pada periode 50an, melahirkan teladan bahwa perbedaan ide politik tidak serta merta membuat hubungan antar individu menjadi rusak. Melainkan tetap bersatu. Kerukunan tetap terjaga meskipun mereka bersaing dalam pemilu dan berdebat keras dalam Badan Konstituante. Masa Orde Lama inilah yang justru menjadikan panutan bagi kita.

Era global ini, penyalahgunaan kekuasaan dan persaingan tidak sehat antar parpol dan individu yang ada di dalamnya seakan membuat bangsa ini terkotak kotak. Banyak yang memanfaatkan kekuasaaan untuk menambah kas pribadi, bahkan tak jarang ada yang menggunakan kekuasaannya untuk memusnahkan seseorang yang dianggap menghalangi jalannya.

17 Agustus kemarin, bertepatan dengan bulan Ramadan, sama seperti 67 tahun silam ketika Soekarno membacakan proklamasi di rumahnya. Dari sekian banyak pengalaman yang bangsa ini telan, selayaknya kita bersyukur akan udara kebebasan yang Tuhan masih berikan kepada kita. Kita masih diberi kemerdekaan atas tanah kita sendiri. Meskipun dari sisi kemanusiaan, kemerdekaan itu belum sepenuhnya kita raih.

Kita harus mengoptimalkan kebebasan yang telah kita miliki untuk mewujudkan kebaikan bersama. Salah satunya dengan berkarya. Yap, berkarya!

Dengan berkarya, setiap orang bisa memberi arti atas kemerdekaan. Dengan berkarya, setiap orang bisa membuat kemerdekaan jadi bermakna.

Sewajarnya, syukur kita tidak hanya lewat ucapan. Namun juga dilaksanakan dengan tindakan nyata, berkarya untuk negeri! Karena kita diberikan kebebasan untuk berkarya sesuai kemampuan kita.

Karya ini salah satunya dapat kita teladani dari Bapak Anies Baswedan yang berkarya dalam program “Indonesia Mengajar”. Ia mendedikasikan kemampuannya untuk mengumpulkan segenap talenta negeri yang rela memberikan ilmu nya kepada anak anak di pedalaman secara sukarela.

Kita juga bisa menilik pada orang orang yang rela menjaga alam melalui berbagai aktivitas, mulai dari mendaur ulang sampah, hingga membuat alat musik perkusi dari barang barang bekas.

Berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pun kini dapat dimanfaatkan untuk membuat sebuah karya. Contohnya seperti anak SMK di Solo yang membuat karya Mobil Esemka, yang hingga kini sedang diuji kelayakannya. Atau masih ada mobil listrik, hingga kapal perang yang diproduksi  sendiri oleh anak anak negeri yang kreatif dan inovatif.

Itulah kisah sebagian dari orang orang yang memaknai kemerdekaan dengan berkarya untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu, kita juga jangan tinggal diam, dan jangan mau kalah. kita pun kelak bisa membuat suatu karya yang tak kalah penting. Mulai dari hal kecil yang kita bisa mulai dari sekarang, hingga nanti ke jenjang yang lebih tinggi. Kita bisa berkarya melalui talenta kita. Saatnya kita lebih mengapresiasi mereka yang berkarya, dan membuat kemerdekaan jadi lebih bermakna.

“Pengalaman bangsa ini tentu menjadi modal berharga untuk memaknai kemerdekaan dalam sebuah karya. Ini kisah mereka, mana kisahmu?” 

Salam MERDEKA!!!

sumber: Jurnal Nasional, Edisi khusus kemerdekaan RI 2012, dengan berbagai perubahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s